Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Angkutan Juara, layanan transportasi gratis yang diluncurkan pada 1 September 2024 dengan skema Buy The Service (BTS), mengalami penurunan jumlah penumpang sejak operasional dimulai. Meskipun dirancang untuk memudahkan masyarakat yang tidak terjangkau layanan transportasi umum, angkutan ini belum mendapat respons yang diharapkan.
Salah satu sopir Angkutan Juara, Dhani, yang melayani jalur Koridor 2, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang mulai menurun saat memasuki bulan Ramadan. “Sebelum Ramadan, saya biasa mengangkut 20 hingga 30 penumpang sehari. Sekarang, jumlahnya turun drastis, hanya belasan penumpang," ungkap Dhani pada Senin (10/03/2025).
Dhani menambahkan, penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan pola aktivitas masyarakat selama bulan puasa. “Mayoritas penumpang kami adalah pekerja dan ibu-ibu yang biasanya beraktivitas setelah pukul 13.00. Mungkin karena puasa, mereka lebih memilih untuk beristirahat pada jam-jam tersebut,” jelasnya.
Kondisi serupa juga diungkapkan oleh sopir lain, Levi. Selama enam jam beroperasi di jalur Koridor 2, Levi mengaku hanya mengangkut beberapa penumpang. "Sementara itu, jalur di Koridor 4, seperti Pasar Bauntung, dan Koridor K3, Jalan Golf, lebih ramai. Di sana, Dishub Kota Banjarbaru bahkan menambah tiga unit Angkutan Juara untuk melayani penumpang,” tambah Levi.
Meski demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru mengklaim bahwa kinerja Angkutan Juara masih tergolong baik. Kabid Sarana Prasarana Transportasi Dishub Banjarbaru, Eddy Sabara, menyatakan, "Secara keseluruhan, performa Angkutan Juara masih cukup baik, dan banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan ini."
Eddy juga menjelaskan bahwa angkutan feeder ini beroperasi dari pukul 06.00 hingga 19.00 Wita dan menjadi pilihan masyarakat untuk menuju berbagai tujuan, terutama karena layanan yang masih gratis serta fasilitas yang disediakan, seperti pintu geser otomatis, CCTV, sabuk pengaman, dan penerangan kabin yang memadai.
Sementara itu, Kasi Angkutan Transportasi Dishub Banjarbaru, Indah Astuti, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 17 unit Angkutan Juara yang beroperasi di tujuh koridor. “Rata-rata, jumlah penumpang yang menggunakan layanan ini berkisar antara 250 hingga 350 orang per hari, dengan Koridor 3 dan 4 yang paling diminati,” kata Indah.
Untuk meningkatkan jumlah penumpang, Indah menyatakan bahwa pihak Dishub terus melakukan promosi dan sosialisasi tentang keberadaan Angkutan Juara. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan transportasi massal ini,” pungkasnya.